Jakarta, 27 Agustus 2024 — Law Cup 2024 kembali menjadi ajang prestisius bagi para pemangku kepentingan di dunia hukum. Salah satu acara puncaknya adalah Debat Dekan, yang menghadirkan para dosen dan wakil dekan Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana. Dengan mengangkat beberapa tema yang menjadi bahan debat, yang mengangkat beberapa tema yaitu : realita penegakan hukum di Indonesia, hukuman sosial lebih efektif dari hukuman penjara dalam kasus kejahatan ringan di Indonesia, dinasti politik menghambat keberlangsungan HTN di indonesia.

Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, Louisa Yesami Krisnalita, SH., MH., menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana untuk memanfaatkan potensi mereka baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Mereka juga berharap kegiatan ini akan membuat Universitas Krisnadwipayana lebih dikenal di masyarakat luar, khususnya Fakultas Hukum.
Selain itu, Misbah Muna Fadhilah, koordinator acara BEM di Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, menyatakan bahwa acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemikiran kritis siswa, keterampilan berbicara di depan umum, dan keterlibatan mereka sebagai mahasiswa.
Debat Dekan di Law Cup diharapkan bukan hanya menjadi tempat untuk bertukar ide, tetapi juga menjadi sumber inspirasi untuk kebijakan hukum di masa depan. Acara ini memberikan perspektif yang berbeda tentang bagaimana sistem hukum Indonesia harus berubah agar tetap relevan dan efektif bagi mahasiswa.
Debat ini menarik perhatian akademisi dan praktisi hukum, mahasiswa, dan pengamat yang menyadari peran fakultas hukum dalam menyiapkan sistem hukum yang kuat untuk masa depan. Dengan bangga, Law Cup 2024 mempersembahkan Debat Dekan, sebuah diskusi intelektual yang akan memiliki pengaruh besar pada kemajuan hukum Indonesia.






